Senin, 05 Mei 2014

teknik analisis data dalam melakukan penelitian

Korelasi Product moment merupakan uji statistika yang berfungsi untuk mengetahui keeratan atau hubungan antara variabel x dan Y Biasanya dalam mencari nilai koefisien korelasi (r) apabila r telah didapat maka hasilnya bisa diinterprestasikan lewat tabel interprestasi. Maka dari sana dapat dilihat seberapa kuat hubungan antara variabel X dengan variabel Y yang kita teliti.Rumus KPM bisa dilihat dalam buku sugiyono, metode penelitian bisnis. Uji Koefisien Determinasi Suharyadi dan Purwanto, (2009:162) menyatakan bahwa: “Koefisien determinasi adalah bagian dari keragaman total variabel terikat Y (variabel yang dipengaruhi atau dependent) yang dapat diterangkan atau diperhitungkan oleh keragaman variabel bebas X (variabel yang mempengaruhi atau independent)”. Rumus Koefisien determinasi (KD) menurut Riduwan, (2012:76): KD = r² X 100% Keterangan : KD = nilai koefisien determinasi r = nilai koefisien korelasi Uji Regresi Linier Sederhana Regresi linier sederhana merupakan alat uji statistika untuk mengetahui pengaruh perubahan variabel idependen (X) terhadap perubahan variabel independen (Y). Rumus regresi pun bisa anda baca di buku sugiyono, metode penelitian bisnis. Rancangan Hipotesis 1. Uji signifikansi koefisien korelasi Untuk Uji signifikansi ( keberartian ) bisa dilihat di buku Buchari Alma, Statistika Rumus uji dua pihak sehingga diperoleh t tabel : α = 0,05 dk – 2 Dengan ketentuan sebagai berikut : Jika t hitung > dari t tabel , maka hipotesis diterima artinya ada pengaruh signifikan antara variabel independen dengan variabel dependen. Jika t hitung < dari t tabel, maka hipotesis ditolak artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel independen dengan variabel dependen. 2. Pengujian signifikansi uji regresi linier sederhana Analisis signifikansi yang digunakan adalah uji varians (Anava) yaitu suatu alat statistika untuk menguji hasil regresi sederhana sehingga dapat diketahui apakah hasil regresi tersebut signifikan atau non signifikan. Dengan ketentuan sebagai berikut : Uji Signifikansi, dengan ketentuan: 1) Jika Fhitung > Ftabel, maka regresi tersebut signifikan. 2) Jika Fhitung < Ftabel, maka regresi tersebut non signifikan.